Berselancar Di teluk Bono

0
245

Teluk Meranti adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, yang sekarang mulai tak asing lagi karena keberadaan bononya (gelombang tidal bore/gelombang sungai) yang semakin mendunia. Sebuah fenomena unik sekaligus mengasyikkan disamping legenda kengerian yang dimilikinya, kini telah menjadi sorotan mata dunia, terutama para peselancar profesional dari mancanegara.

Seiring berjalannya waktu, jumlah pengunjung yang datang ke lokasi terjadinya bono ini pun semakin meningkat. Terlebih pada saat musim bono tiba atau berbarengan dengan adanya pelaksanaan event wisata dan budaya di lokasi tersebut. Pengunjung lokal dan dari beberapa daerah terdekat di Provinsi Riau berbondong-bondong datang memadati setiap sudut perkampungan dan di sepanjang Sungai Kampar di Kelurahan Teluk Meranti.

Namun demikian, bagi pengunjung atau masyarakat yang berada jauh dari daerah Provinsi Riau atau luar daerah Provinsi Riau (Jakarta, Bali, Jawa dsb.), masih banyak yang belum mengetahui bagaimana cara menuju lokasi bono ini, kendatipun ada beberapa rekan mereka yang pernah mendatanginya. Untuk itu, dalam tulisan ini kami bermaksud untuk menjelaskan cara menuju ke lokasi bono di Teluk Meranti, dengan harapan dapat menjadi informasi yang berguna bagi masyrakat atau calon pengunjung yang akan menyaksikan bono.

Untuk mencapai Lokasi Bono ini (Sungai Kampar Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan) dari Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau,  terlebih dahulu kita menuju Pangkalan kerinci ( Ibu Kota Kabupaten Pelalawan).  Perjalanan menuju Pangkalan Kerinci dapat dilakukan melalui jalur darat dengan jarak tempuh sekitar 70km atau  1,5jam perjalanan. Alat transportasi umum yang bisa digunakan adalah Travel atau biasa disebut dengan superben.  Biaya perjalanan dari Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci sekitar Rp.25.000,-. Kemudian dari Pangkalan Kerinci untuk menuju Teluk Meranti kita bisa menggunakan mobil travel yang menuju ke sana dengan tarif  Rp.70.000/orang,  yang mana pool mobil travel ini terdapat di Hotel Meranti, Jalan Maharaja Indera, Pangkalan Kerinci.

Perjalanan dari Pangkalan Kerinci ke Teluk Meranti melalui jalan darat ditempuh dengan waktu 3 jam. Selain itu, perjalanan juga dapat dilakukan menggunakan sarana transportasi air.  Dari Pangkalan Kerinci (Pelabuhan di jembatan Pangkalan Kerinci) kita bisa menggunakan speedboat ke desa Teluk Meranti dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 2jam dengan biaya perjalanan Rp.170.000/orang sekali jalan.  Speedboat tersebut hanya berangakat satu hari sekali dan berangkat pada jam 10 pagi.

Sedangkan bagi pengunjung yang datang  dari bandara Hang Nadim, Batam,  terlebih dahulu harus melewati Tanjung Batu, selanjutnya melanjutkan perjalanan ke  Teluk Meranti dengan waktu tempuh lebih kurang 3,5 jam. Perlu diingat, bahwa speedboat dari Tanjung Batu ke Teluk Meranti biasanya berangkat pada pukul 8 pagi.

Sedangkan pengunjung yang datang dari Tanjung Buton, Siak, dapat menempuh perjalanan darat  melewati Pangkalan Kerinci untuk menuju ke Teluk Meranti dengan jarak tempuh lebih dari 5  jam menggunakan transportasi darat.

Alternatif  lain pengunjung dapat merental mobil sewaan dari Pekanbaru menuju ke Teluk Meranti secara langsung dengan biaya Rp 1.100.000,-/ mobil untuk satu kali perjalanan . Sedangkan dari pangkalan kerinci ke Teluk Meranti dengan tarif biaya Rp 600.000-,/mobil untuk satu kali perjalanan .

Dengan melalui jalan darat, beberapa pemandangan di sepanjang jalan dapat ditemukan hamparan kawasan perkebunan sawit yang diselingi hutan. Memasuki pingir sungai dan perkampungan, pemandangannya mulai sedikit berbeda. Terlihat rumah rumah disepanjang sungai dengan tiangnya yang tinggi untuk menghindari luapan air dari ombak bono. Wilayah Teluk meranti dibelah oleh aliran sungai kampar yang bermuara ke Selat Malaka. Keadaan alam di Teluk Meranti berupa dataran rendah berrawa-rawa dengan lahan gambut yang cukup luas.

Akomoasi yang tersedia di Teluk Meranti masih sederhana.  Disana terdapat penginapan dan hotel kecil dengan fasilitas dasar.  Selain itu terdapat juga homestay dan rumah penduduk yang bisa disewakan sebagai penginapan pengunjung. Di sekitar perkampungan terdapat berbagai infrastruktur seperti Puskesmas, Kantor Polsek, Kantor Camat, dan Sekolah, dengan suasana lengang tanpa hiruk pikuk.

Kuliner yang tersedia adalah masakan melayu yang sedikit pedas dengan ciri khas masakan kampung yang kental. Ada dua rumah makan yang terkenal yang menyajikan masakan melayu di sana.  Selain itu, terdapat pasar yang ramai pada hari-hari tertentu dan beberapa kios yang berjualan barang kelontong  yang buka hingga malam hari.

    Sesampainya di Teluk Meranti para pelancong asing bisa melakukan surfing pada saat bono datang serta melakukan aktifitas lain (boat wake dan berkeliling kampung). Selain itu, setelah sesi berselancar telah selesai, mereka dapat berjalan menggunakan spead boat atau perahu pompong menelusuri sungai kerumutan dan menyaksikan flora serta fauna di sepanjang sungai tersebut hingga ke lokasi rumah rakit atau bahkan lebih dalam lagi ke lokasi Suaka Margasatwa Kerumutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.