Peninggalan Bersejarah di Riau

0
251

Peninggalan Bersejarah di Provinsi Riau

1. Mesjid Raya Pekanbaru

Lokasi : Kecamatan Senapelan
Kotamadya : Pekanbaru

Mesjid Raya Pekanbaru terletak di Kecamatan Senapelan memiliki nilai arsitektur tradisional yang amat menarik dan merupakan mesjid tertua di kota Pekanbaru. Mesjid ini dibangun pada abad ke 18 dan merupakan bukti bahwa Kerajaan Siak pernah berdiri di kota Pekanbaru dimasa pemerintahan Sultan Abdul Jalil Alamuddin syah dan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai Sultan keempat dan kelima dari Kerajaan Siak Sri Indrapura.

Di areal mesjid terdapat sebuah sumur yang mempunyai nilai magis, sering wisatawan mancanegara terutama wisatawan Malaysia mandi air sumur ini untuk membayar niat atau nazar yang dihajadkan sebelumnya.

2. Makam Mahrum Bukit Dan Mahrum Pekan

Lokasi : Kecamatan Senapelan
Kotamadya : Pekanbaru

Masih dalam areal Mesjid Raya Pekanbaru kita dapat mengunjungi makam Sultan Marhum Bukit dan makam Marhum Pekan beserta pada keluarganya, mengunjungi Makam berarti kita telah mengunjungi makam pendiri kota Pekanbaru.

Marhum Bukit adalah Sultan Siak IV (Sultan Abdul Jalil Jalaludin Syah) yang memerintah pada tahun 1766-1780 naik tahta menggantikan Sultan Abdul Jalil Jalaludin Syah. Beliau terkenal sebagai seorang Sultan yang alim dan taat. Salah seorang puterinya Tengku Embung Badariah dikawinkan dengan seorang Bangsawan Arab keturunan Nabi Muhammad yang bernama Sayed Syarif Osman ibnu Syarif Abdul Rakhman Syahabuddin.

Marhum Bukit sekitar tahun 1775 memindahkan ibukota kerajaannya dari Mempura Siak ke Senapelan dan Beliau mangkat tahun 1780. Sedangkan Marhum Pekan adalah Sultan V dari kerajaan Siak Sri Indrapura bergelar Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah yang memerintah pada tahun 1780-1782. Marhum Pekan naik tahta kerajaan menggantikan ayahanda Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah.

Artikel Terkait  69.000 Wisatawan Kunjungi Festival Bakar Tongkang Riau

Marhum Pekan terkenal dengan keperkasaannya terutama dalam peperangan melawan Belanda di Pulau Guntung dan beliau pulalah pendiri dan pembesar kota Pekanbaru. Diadakannya PEKAN (pasar) pada waktu-waktu tertentu merupakan awal berkembangnya kota Pekanbaru hingga sekarang ini, dan atas jasa-jasanya setelah mangkat beliau gelari Marhum Pekan serta dimakamkan bersama ayahanda, adinda dan iparnya di komplek Mesjid Raya ini.

3. Tugu Pahlawan Kerja

Lokasi : Kecamatan Bukit Raya.
Kotamadya : Pekanbaru.

Tugu Pahlawan Kerja terletak sekitar km. 10 jalan raya Pekanbaru menuju Teratak Buluh Perhentian Marpoyan. Tugu ini dibangun sebagai tanda jasa bagi para pejuang yang banyak meninggal dunia pada masa penjajahan Jepang, di Daerah Riau. Bentuknya sangat sederhana, tapi nilai perjuangan para Syuhada ini tiada dapat dibayar dengan uang dan harta benda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.